Sumber Daya Air

Bidang Sumber Daya Air, dipimpin oleh Kepala Bidang yang mempunyai tugas melaksanakan sebagian tugas dinas di bidang Sumber Daya Air meliputi perencanaan, pembangunan, pemeliharaan, operasional dan pelestarian sumber daya air.

Rincian tugas sebagaimana dimaksud adalah sebagai berikut:
a. menghimpun, mempelajari peraturan perundang-undangan, kebijakan, pedoman dan petunjuk teknis bidang Sumber Daya Air;
b. menyiapkan bahan penyusunan kebijakan, pedoman dan petunjuk teknis bidang Sumber Daya Air;
c. mengoordinasikan tugas di Bidang Sumber Daya Air;
d. mengoordinasikan penyusunan rencana program kegiatan bidang Sumber Daya Air berdasarkan peraturan perundang-undangan;
e. mengoordinasikan, menyiapkan rumusan kebijakan strategis program dan kegiatan dalam rangka penyusunan anggaran Bidang Sumber Daya Air;
f. melaksanakan administrasi dan ketatausahaan Bidang Sumber Daya Air;
g. mengoordinasikan penyusunan mekanisme sistem prosedur kerja sesuai bidang tugasnya;
h. mengoordinasikan pengaturan dan pengelolaan sumber daya air yang meliputi irigasi, sungai, rawa, waduk dan mata air;
i. mengoordinasikan pengaturan, pengelolaan pembangunan, pemeliharaan sarana prasarana sumber daya air;
j. menyelenggarakan dan melakukan pengawasan sarana prasarana sumber daya air serta pengembangannya;
k. menyelenggarakan dan melakukan pengawasan dan pengelolaan sumber daya air permukaan non lintas kabupaten;
l. mengatur, mengelola, mengawasi, mengendalikan dan memberikan rekomendasi izin pembangunan, pemeliharaan, perubahan dan atau pengembangan bangunan, saluran jaringan irigasi dan sarana prasarana pengairan non lintas kabupaten;
m. mengoordinasikan pengelolaan persetujuan/dispensasi pada pada pemanfaatan tanah-tanah pengairan (lepe-lepe);
n. mengatur dan mengelola pengujian bahan bangunan bidang sumber daya air;
o. mengoordinasikan survey studi kelayakan dan desain di bidang sumber daya air;
p. melakukan inventarisasi sumber air;
q. memberikan usul dan saran kepada atasan sesuai bidang tugasnya;
r. melaksanakan pembinaan, bimbingan, pengawasan dan pengendalian agar pelaksanaan tugas dapat berjalan dengan lancar;
s. menilai pencapaian sasaran kinerja pegawai yang menjadi bawahannya dengan jalan memantau dan mengevaluasi pegawai;
t. mengevaluasi dan menginventarisasi permasalahan yang berhubungan dengan pelaksanaan tugas serta mencari alternatif pemecahan masalah;
u. melaksanakan koordinasi dan kerjasama sesuai bidang tugasnya dalam rangka kelancaran pelaksanaan tugas;
v. melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh atasan terkait dengan tugas dan fungsinya; dan
w. melaporkan hasil pelaksanaan tugas/kegiatan kepada atasan.