Untuk menindak lanjuti kegiatan pembangunan Jalan Tol Solo-Yogyakarta, Komisi Penilai Amdal Provinsi Jawa Tengah menyelenggarakan rapat secara online pada tanggal 17 Juni 2020. Dalam rapat ini dihadiri sebanyak 65 partisipan yang terdiri dari perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Klaten, Kecamatan dan Desa terdampak, serta wakil masyarakat yang ditunjuk berdasarkan uji publik pembangunan Jalan Tol Solo-Yogyakarta.

Pada pemaparan Konsultan Perencana Pembangunan Jalan Tol Solo-Yogyakarta banyak mendapatkan kritik dan saran yang membangun dari partisipan rapat . Diantaranya Kepala DPU-PR Kab. Klaten mengkoreksi lebar saluran box culvert yang sebelumnya 1,5 meter menjadi 2 meter. Sehingga harapannya Pembangunan Jalan Tol Solo-Yogyakarta ini mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat tanpa merugikan masyarakat terdampak dan meminimalkan kerusakan lingkungan.

Memperhatikan pemaparan dari Konsultan Perencana Pembangunan Jalan Tol

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *